Sabtu, 24 Mei 2014

Bagaikan Dunia Dongeng

 Ini bagaikan dunia dongeng. aku hanyalah seorang gadis biasa yang tidak mempunyai martabat apa-apa. tetapi kau adalah seorang pangeran dari kerajaan yang sangat terhormat. sangat sulit untuk disatukan. sangat sulit untuk menjadi satu. aku tau kita dekat. namun terkadang kedekatan ini membuatku jatuh. harga diri ku benar-benar jatuh. mungkin sudah menjadi kodratnya seorang yang mempunyai martabat sepertimu itu bersanding bersama orang yang bergaris lurus denganmu. bukan aku, gadis biasa. gadis biasa? ya gadis yang berbanding terbalik denganmu. tidak mempunyai apa-apa, tidak dipandang tinggi, tidak terhormat sepertimu :')

apalagi ketika kuping ini mendengar cercaan orang mengenai hal ini. sakit. apa aku harus sadar diri? apa aku harus pergi? lalu kemana aku akan pergi? jika hati ini masih kutitipkan dihatimu? apa aku harus mengambil paksa hatiku yang telah nyaman tinggal dihatimu? lalu benar-benar pergi dan mengikhlaskan sosok dirimu bersama orang lain? bersama gadis-gadis pilihan mereka yang jauh lebih tinggi dibandingkan aku? bersama gadis yang lebih pantas bersanding denganmu? ya, seorang gadis yang pastinya bukanlah gadis sepertiku :')

namun tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mengikhlaskan semua itu. aku butuh waktu. aku butuh proses. atau mungkin aku tidak akan membutuhkan waktu dan proses lagi karena aku tau aku tidak akan bisa mengikhlaskan semua itu :') karena yang aku tau hatiku sudah terlalu merasa nyaman tinggal dihatimu :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar